Hujan

Hujan Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/07/hujan.mp3 Sore ini angin besar sepotong hati berdebar menatap langit berwajah muram menghadirkan gulita kelam   Hujan turunkan rintikmu dengan mesra bukankah kau turun ingin...

Catatan Perjalanan

Catatan Perjalanan Antoinette Wiranadewi Dari tiada kita menjadi ada Berjalan pada selapis masa kemudian perlahan kita akan tiada   Kalau demikian, mengapa diri harus jumawa Mengumpat sumpah serapah dan murka mengumbar rasa atau memuja   Kamu dan juga aku...

Penantian Tak Bertepi

Penantian Tak Bertepi Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/1.14.-Penantian-Tak-Bertepi-ok.mp3 Ia meninggalkan hatinya di sana berteman daun yang luruh berguguran berserakan   Ia biarkan hatinya menetap di sana melekat...

Menu

Menu Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/4.01.-Menu-ok-2-ok.mp3 Hai selimut malam kamu boleh beringsut sekarang Aku telah melihat senyum kekasihmu sang fajar Ia berjanji menemaniku menapak perjalanan yang aku yakin akan...

Menyulam Kenangan

Menyulam Kenangan Antoinette Wiranadewi Langit masih terang ketika kami keluar dari rumah sahabat kami. Birunya memikat dengan sapuan tipis awan putih. Tangan kirinya menggenggam tangan kananku, beberapa saat sebelum mobil berjalan. Kebiasaan yang dia lakukan sejak...
error: Content is protected !!