
Perjalanan
Antoinette Wiranadewi
Berjalanlah terus, meski
misteri alam tak dapat diterka.
Seperti tak dapat kuterka
apa yang kau rasa,
saat matamu
terpejam tenteram.
Berkendaralah terus, meski
tak jelas di mana
ujung lorong di depan sana.
Seperti tak dapat kita duga,
adakah telaga
tempat kita bercinta.
Ketika niat sudah dipahat,
luka yang mungkin muncul
harus dibebat.
Perih pedih berkelindan
acap mencuat,
apakah karena cinta yang kuat?
Bertahanlah, meski
beban demikian sarat
di antara rasa
sepi menyayat.
Selalu kutunggu
bisik halusmu, meski
dalam bunga mimpiku.
________________
Elang Malindo, 8 November 2020
Ilustrasi: Lukisan Aning Katamsi
Dibaca oleh Heza Hara
BERANDA | DAFTAR ISI | ALBUM | TENTANG SAYA
Bulan Menata Kata
♥ Blog Puisi Antoinette W.