Ketika Dia Disalibkan
Antoinette Wiranadewi
Lidahku kelu, tak mampu aku berdoa
aku tak memang tak perlu berdoa
Hatiku pilu, tak mampu aku merenung
aku memang tak perlu merenung
Bertelut dengan kepala tertunduk
aku hanya mampu bersyukur:
kasihNya menyelamatkan aku,
sang pendosa
Maha rahim Dia
tak ada batas horizon
samudera kasihNya
Dia menampilkan
kemanusiaan yang bermartabat
meski didera pengkhianatan
meski ditampar dengan pongah
oleh mereka yang merasa berkuasa
diseret ke pengadilan sesat
Dia menampilkan
kemanusiaan yang agung
meski direndahkan sampai titik nadir
Tak terlintas menghindari semua derita
karena Dia ingin menyatakan
Allah adalah kasih
Tak ada yang lebih dari Dia:
menerima diriku
menarik diriku dari jurang dalam
mengampuniku
meski aku rapuh dan selalu jatuh,
jatuh lagi untuk ke sekian kalinya
Kasih dan kerahimanNya
menyelamatkanku
Aku ingin terus dalam pelukanNya
karena Dia mengasihiku.
__________________________________
Elang Malindo, 2 April 2021
BERANDA | DAFTAR ISI | ALBUM | TENTANG SAYA
Bulan Menata Kata
♥ Blog Puisi Antoinette W.