Hingga Generasi Lebih Dari Tujuh

Antoinette Wiranadewi

Kebaya

dulu kulihat pada nenekku

kesehariannya berjarik dan stagen

mengawasi para pekerja

memandang kebun yang penuh

pohon kelapa

menata kayu di tungku,

meniup-niup baranya

menghalau ayam yang mengais

bulir padi

memangku cucunya dari ibukota

liburan menjenguknya

 

Kebaya

lalu kulihat pada ibuku

hadir bersama ayah

pada upacara dan undangan

kain sinjang pilihan

gelung dan sunggar indah

paras ayu bersinar

melangkah luwes dan elegan

 

Kebaya

kemudian menempel pada diriku

bisa saja setiap kesempatan

yang aku inginkan atau diharapkan

aku mematut-matut di depan kaca

memilih padu paduan

sandal yang apik

model rambut yang cantik

 

Waktu membawa kebaya kepada anak

perempuanku

Kuharap juga kemudian nanti semesta

mempertemukan kebaya kepada para

cucuku yang ayu

dan terus ke generasi berikut lebih

dari tujuh.

 

Mereka akan tahu, kebaya menyampaikan

banyak pesan yang tak lekang oleh waktu.

Perempuan itu sederhana, bersahaja, ayu

dan luwes. Dalam pesonanya, perempuan

itu tangguh menyimpan bara semangat

yang menggelegar.

 

 

__________________________________
Elang Malindo, 11 Desember 2022
Ilustrasi: foto koleksi pribadi

Bulan Menata Kata

♥ Blog Puisi Antoinette W.

error: Content is protected !!