by bulan-menata-kata.com | May 25, 2024 | Blog
Malam Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/1.11.-Malam-ok.mp3 Aku adalah keheningan malam yang membawa suara dari kejauhan singgah di telingamu Aku adalah malam kelam yang membiarkan taburan bintang terlihat benderang...
by bulan-menata-kata.com | May 25, 2024 | Blog
Tak Peduli Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/II.31-Tak-Peduli.mp3 Aku ingin bebas tak peduli orang bicara apa juga dia pun mereka Aku ingin merdekakan diri dari semua belenggu yang katanya “demi” demi kerabat demi...
by bulan-menata-kata.com | May 25, 2024 | Blog
Nisan Dingin Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/IV.11-Nisan-Dingin.mp3 Nisan dingin tak lagi punya angkuh tak punya juga sombong jumawa Nisan dingin tak ada ekspresi tawa tak tersisa juga cinta Nisan dingin...
by bulan-menata-kata.com | May 25, 2024 | Blog
Sisa Rindu Antoinette Wiranadewi Permadani taman jadi dua warna: hijau dan kuning kecoklatan setelah kemarin rumput ditaburi sekam Aromanya menyusup manja membuat diriku melayang merasa tenteram Kenanganku muncul aku dan adik-adik berlarian sambil berseru-seru...
by bulan-menata-kata.com | May 25, 2024 | Blog
Hujan Belum Juga Reda Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/07/hujan-belum-juga-reda.mp3 Sudah sejak pagi hujan tak juga henti. Bambu makin merunduk sarat bebannya. Aku sengaja duduk di teras, membiarkan kulitku disapa tempias air...