Rumah Kami di Bawah Bulan

Rumah Kami di Bawah Bulan

Rumah Kami di Bawah Bulan Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/1.02.-Rumah-Kami-di-Bawah-Bulan-ok.mp3 Rumah kami di bawah bulan, aku senang memandangnya. Matahari punya sinar, bulan merasa cukup memantulkan sinarnya. Namun,...
Seberapa Jauh Kita Akan Berjalan

Seberapa Jauh Kita Akan Berjalan

Seberapa Jauh Kita Akan Berjalan? Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2025/08/1.16.-seberapa-jauh-kita-akan-berjalan-ok.mp3 Meski titik awal kita berjalan tak lagi kelihatan aku merasakan jarak tempuh kita baru sepelemparan berjalan...

Titah Alam dalam Puisi

Titah Alam Antoinette Wiranadewi Di atas kanvas yang sama kita miliki sketsa kehidupan sapuan cinta membuai rasa Kaulah  jingga di terbit mentari indah ceria, penuh asa pesona   Di atas kanvas Sang Maha aku terpana titah alam senandung gita semesta Sketsa hutan...

Kopi Pagi

Kopi Pagi Antoinette Wiranadewi https://bulan-menata-kata.com/wp-content/uploads/2024/08/2.11.-Kopi-Pagi-ok.mp3 Secangkir kopi seolah “lagu wajib” bagiku di pagi hari. Sedikit gula, sedikit susu, tak boleh melibas rasa kopi utama. Saat aroma menyapa hidungku lewat...

Mereka adalah Ibuku

Mereka adalah Ibuku Antoinette Wiranadewi Karena mereka, aku dapat menatap kerlip bintang memikat sampai tahun ke sekian dalam hidupku ku syukuri semua berkat yang boleh menjadi milikku   Mereka tak pernah bertanding atau berlomba keduanya bergantian mengemban...
error: Content is protected !!